Pusar bayi berdarah dapat terjadi karena beberapa alasan, yang sebagian besar dapat disembuhkan dan tidak perlu dikhawatirkan. Simak penjelasan lebih lanjut berikut ini.
Pusar yang berdarah pada bayi baru lahir bukan merupakan masalah yang besar, tetapi merupakan bagian rutin dari proses penyembuhan. Namun kadang-kadang, hal tersebut juga bisa menandakan suatu masalah.
Sewaktu masih dalam kandungan tali pusar memasok nutrisi dan oksigen untuk si janin yang sedang berkembang. Setelah bayi lahir, ia tidak lagi membutuhkan tali pusar untuk memberikan nutrisi sehingga tali pusar dijepit dan dipotong.
Secara umum, pusar bayi akan terlepas rata-rata 10-14 hari setelah kelahiran. Tapi pusar tersebut secara perlahan akan mengering lalu menjadi jauh lebih kecil dan terlepas dengan sendirinya.
Penyebab Pusar Bayi Berdarah

Sebagian besar penyebab pada tali pusat berdarah sangat beragam, namun penyebab utama yang sangat memungkinkan ialah perdarahan pada titik di mana tali pusat bayi baru lahir mulai terpisah dari tubuh.
Kadang-kadang popok bayi baru lahir atau bahkan sehelai pakaian bisa bergesekan dengan tali pusat. Ini dapat mengiritasi area dan menyebabkan pendarahan juga.
Nah, jika kondisi pendarahan tersebut bertahan lama atau tidak berhenti-henti maka kemungkinan terjadinya infeksi yang harus dikhawatirkan.
Jika benar penyebanya ialah infeksi makan akan terlihat gejala sebagai berikut :
- Kemerahan atau perubahan warna kulit di dalam atau di sekitar pusar
- Gatal atau bengkak pada kulit yang terinfeksi
- Massa lembut yang mengeluarkan darah atau mengeluarkan cairan berbau busuk
- Demam atau kedinginan
- Mual atau muntah
Konsultasikan ke dokter agar segera diberi penanganan yang tepat dan juga tidak menimbulkan hal-hal berbahaya lainnya.
Penanganan Pusar Bayi Berdarah

Jika anda menemukan tali pusar si Kecil berdarah supaya tidak panik. Khusus untuk orangtua sangat penting untuk memahami hal tersebut agar bisa menjadi pertolongan pertama jika tali pusat si bayi berdarah.
Jika pendarahan pada tali pusar masih tergolong sedikit atau normal, maka anda cukup bersihkan daerah pusar secara perlahan dengan menggunakan kapas bersih atau kain bersih serta diberi air hangat.
Selain itu, juga berikan tekanan yang lembut pada tali pusar, supaya pendarahan tersebut berhenti.
Setelah itu keringkan daerah sekitar tali pusat bayi. Pastikan kalau pusar bayi tidak tergesek oleh popok atau baju untuk mencegah pendarahan pada pusar terulang kembali.
Akan tetapi, jika pendarahan tidak kunjung berhenti kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh infeksi. Maka segera konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
Referensi:
- https://www.medicalnewstoday.com/articles/323513#how-to-care-for-the-umbilical-cord-stump