Kurma merupakan salah satu buah kering dengan kandungan gula alami yang dinilai aman untuk penderita diabetes. Benarkah demikian?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu kita ketahui kandungan apa saja yang ada pada kurma.
Rasanya yang manis dan tekstur daging cukup tebal ini sangat cocok untuk membatalkan puasa saat magrib tiba.
Baca juga: Kadar Kolesterol Jahat Malah Naik Saat Puasa? Ini Penyebabnya
Kandungan Kurma
Dibalik rasa manisnya, kurma mengandung gula alami yang berasal dari fruktosa atau lebih dikenal sebagai gula alami.
Satu butir kurma 24 gram mempunyai setidaknya 67 kalori, 18 gram karbohidrat, dan 2 gram serat setara dengan 8 persen kubutuhan serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh.
Selain itu, kurma juga mengandung beragam nutrisi serta mineral yang bermanfaat untuk tubuh, seperti:
- Karbohidrat: 75 gram.
- Protein: 2 gram.
- Kalium: 20 persen.
- Tembaga: 18 persen.
- Magnesium: 14 persen.
- Besi: 5 persen.
- Mangan: 15 persen.
- Vitamin B6: 12 persen.
Tidak ketinggalan, buah yang didapuk sebagai buah paling sehat ini juga tinggi akan kandungan antioksidan. Kandungan ini berkontribusi secara nyata untuk kesehatan tubuh.
5 Kandungan pada Kurma yang Bermanfaat untuk Penderita Diabetes
Beberapa penelitian menunukkan penderita diabetes yang mengonsumsi sebanyak 7-10 kurma tidak mengalami peningkatan kadar gula darah.
Kendati demikian, penderita diabetes wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsonsumsi kurma.
Hal tersebut karena kurma mengandung cukup banyak kalori serta tinggi karbohidrat yang dapat memicu terjadinya lonjakan kadar gula darah.
1. Serat pada Kurma dapat Membantu Mencegah Terjadinya Lonjakan Gula Darah
Di lain sisi, kandungan serat yang tinggi pada kurma dapat membantu menurunkan risiko peningkatan kadar gula darah.
Srat pada kurma bekerja dengan cara memperlambat tubuh untuk menyerap gula ke dalam aliran darah, alhasil gula darah pun tidak mengalami peningkatan sama sekali.
Penelitian terhadap orang-orang yang rutin mengonsumsi lebih banyak serat mempunyai risiko lebih rendah mengalami diabetes.
Tidak hanya membantu mencegah lonjakan kadar gula darah, serat juga sangat baik untuk sistem pencernaan seperti usus karena dapat meningkatkan jumlah bakteri baik.
2. Magnesium pada Kurma Membantu Mengendalikan Kadar Gula Darah
Terdapat setidaknya 26 ml magnesium pada kurma yang mana hal tersebut setara dengan 8 persen dari kebutuhan magnesium harian.
Magnesium pada kurma dipercaya mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.
Penelitian terhadap penderita diabetes tipe 2 diketahui mempunyai asupan magnesium yang sedikit.
Sementara itu, penelitian yang sama menyebutkan bahwa mendapatkan asupan magnesium dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.
3. Antikosidan pada Kurma Membantu Mengurangi Peradangan
Peradangan kerap terjadi pada penderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Tidak sampai di situ, penderita diabetes juga berisiko mengalami gangguan metabolisme seperti obesitas dan hipertensi.
Kandungan tinggi antioksidan yang disebut dengan polifenol terbukti membantu mengatasi peradangan pada penderita diabetes.
4. Fitoestrogen Membantu Mengendalikan Kadar Gula Darah Sekaligus Menurunkan Resistensi Insulin
Fitroestrogen pada buah kurma mempunyai manfaat yang sama baiknya seperti hormon estrogen yang dihasilkan oleh tubuh.
Kandungan fitroestrogen ini membantu meningkatkan pengendalian kadar gula darah sekaligus membantu menurunkan resistensi insulin.
5. Kalium pada Kurma Mampu Mencegah Diabetes dan Membantu Mengendalikan Tekanan Darah
Mengonsumsi sebanyak dua buah kurma sama saja telah mendapatkan sebanyak 334 kalium yang setara dengan 10 persen Angka Kebutuhan Gizi (AKG) pada pria dan 13 persen AKG pada wanita.
Penelitian mengungkap bahkan rendahnya asupan kalium dapat menyebabkan terjadinya lonjakan kadar insulin dan kadar gula darah.
Akibatnya, risiko diabetes pun semakin tinggi terjadi pada mereka yang tidak mendapatkan cukup asupan kalium. Mengonsumsi kurma dapat memenuhi kebutuhan kalium harian yang direkomendasikan.
Kandungan kalium pada kurma juga bermanfaat untuk membantu mengendalikan tekanan darah sehingga mencegah risiko hipertensi

Baca juga:
- 5 Anjuran Pola Hidup Sehat Saat Puasa di Bulan Ramadhan
- 5 Rekomendasi Buah yang Wajib Dikonsumsi Saat Buka Puasa
- 5 Buah yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Sahur, Ini Manfaatnya
Referensi:
https://www.medicalnewstoday.com/articles/are-dates-good-for-diabetics (Diakses 29 April 2021)
(Diakses 29 April 2021)
https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-dates (Diakses 29 April 2021)
https://www.medicalnewstoday.com/articles/are-dates-good-for-diabetics (Diakses 29 April 2021)